Showing posts with label Outbound Kids. Show all posts
Showing posts with label Outbound Kids. Show all posts

Thursday, September 21, 2017

Paket Outbound di Jogja Bay Murah, Waterpark Jogja

Apakah anda mewakili instansi pendidikan untuk memfasilitasi peserta didik baik SD atau TK untuk kegiatan outbond, hubungi kami untuk lokasi Outbound di Jogja Bay. Ataukah anda mewakili Perusahaan / Instansi Pemerintah / Organisasi, kami pilihan tepat Paket Outbound di Jogja Bay Murah, Pirates Waterpark Jogja.

Paket Outbound di Jogja Bay Murah, Waterpark Jogja

Paket Outbound di Jogja Bay adalah salah satu cara untuk membentuk kekerabatan dan persatuan antara satu orang dengan orang yang lain. Jika anda mempersiapkan kegiatan untuk outbound langkah langkah berikut ini bisa anda gunakan sebagai acuan. Kegiatan kegiatan yang bisa anda lakukan harus bisa memberikan nilai nilai positif. Kami  memperkenalkan produk wisata terbaru. Budget lebih hemat dengan variasi kegiatan yang memadukan unsur adventure, edukasi dan dunia air yaitu bermain di water park, bekerja sama dengan Jogja Bay Waterpark.

Dalam sebuah kegiatan training anda perlu melakukan kegiatan icebreaking untuk membuat peserta training lebih refresh agar tidak terlalu tegang. Untuk kegiatan ini anda bisa mencari kegiatan kegiatan atau games games yang sesuai. Mengapa Tempat Outbound di Jogja Bay tepat sekali, Dalam kegiatan outbound harus ada kegiatan kegiatan yang membangun kreatifitas. Kegiatan membangun kreatifitas ini bertujuan untuk membantu Pijat Bayi Solo sesama peserta untuk saling berkomunikasi. Melalui game game ringan yang mimiliki teka teki orang bisa membangun kreatifitas sambil berkomunikasi dengan sesama peserta. Hal ini akan sangat membantu ketika mereka terjun ke pekerjaan yang sama agar tidak canggung seperti pertama kali bertemu.

Satu hal yang harus didapatkan sebagai tujuan dari outbound training jogja bay adalah untuk menciptakan jiwa kepemimpinan dari permainan permainan yang dilakukan didalam outbond training. Ketika sebuah tim dihadapkan pada tim lain. Masing masing tim baby Spa Solo akan berusaha membangun kekuatan tim sendiri sendiri untuk mengungguli tim lainnya. Dengan ini orang akan lebih terpancing daya saing dan juga kreatifitas-nya.

Judul: Paket Outbound di Jogja Bay Murah, Waterpark Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Tuesday, June 13, 2017

Info Paket Outbound Murah di Jogja

Outbound di Jogja bisa menjadi salah satu solusi untuk pencairan suasana antar sesama karyawan atau teman kantor karena dalam lingkungan kerja terkadang timbul ketidak nyamanan hubungan antara sesama pegawai atau karyawan jika didiamkan terus menerus Pijat Bayi Solo dapat mempengaruhi kinerja para karyawan dan sudah barang tentu akan menmbulkan efek negative terhadap perusahaan seperti pekerjaan terbengkalai, pekerjaan tidak selesai atau target perusahaa yang tidak tercapai. Hal tersebut dapat dicairkan dengan sebuah program outbound dari Nabz Outbound yang berupa Gathering di Jogja untuk karyawan kantor dalam kegiatan Gathering peserta diajak untuk mempererat hubungan antar sesama karyawan salin memahami dan menyatu dalam kebersamaan dengan metode Outbound.

Banyaknya persaingan memberikan beberapa event organizer selalu menginformasikan tentang Paket Outbound Jogja Murah ataupun Outbound Murah, atas dasar itu kami Nabz Outbound, sebagai salah satu provider kegiatan outbound selalu memberikan program-program kegiatan outbound yang relevan dan mempunyai kualitas yang baik dan harga yang ideal serta memberikan pelayanan yang baik terhadap kliennya, program -program yang kami tawarkan sangat beragam.

Apa itu Outbound Training dan Paket Outbound Jogja Murah?

 Outbound Training kegiatan yang dilakukan diluar ruangan untuk membangun sebuah team yang solid adalah salah satu dari program kami, selain membangun Baby SPa Solo team yang solid Outbound Training juga membangun kerja sama team dan pengembangan diri (Self Development).

Tujuan dari Outbound Training adalah kerja sama team, kebersamaan team, rasa salling percaya antar individu dalam team, dapat saling memotivasi antar individu dalam team, dan juga dapat terjalinnya komunikasi yang efektif dalam team sehingga dapat membentuk sebuah team yang sangat luar biasa dengan outbound di jogja.

Jangan terjebak dengan kata Murah Outbound Jogja , murah harus berkualitas. Kenapa kami berkualitas, karena trainer kami bersertifikasi Resmi Nasional. Pertanyakan itu bila anda memilih layanan Outbound.

Judul: Info Paket Outbound Murah di Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Wednesday, March 15, 2017

Nabz Outbound Jogja, Profesional Outbound Provider

Outbound Training, Fun Outing, Family Gathering, Rafting (Arung Jeram), Paintball (War Games), High Ropes Activity, Camping, dsb.

Kami tawarkan beberapa jenis dan program permainan (games) outbound yang Menarik dengan berbagai pilihan lokasi yang sangat representative.

Beberapa Paket Outbound unggulan kami:

    1 DAY – Regular (Paket Outbound 1 hari, tidak menginap)
    2 DAYS – Regular (Paket Outbound 2 hari 1 malam)
    3 DAYS – Regular (Paket Outbound 3 hari 2 malam)
    Rafting Sungai Elo
    Rafting Sungai Progo
    Paket Paintball
    Paket Archery War Games
    Paket Outbound Murah

Tempat Outbound unggulan kami:

    Outbound Jogja Kaliurang
    Outbound Jogja Pantai Selatan Parangtritis
    Outbound Jogja Pantai Indrayanti
    Outbound Jogja Desa Wisata
    Outbound Kopeng
    Outbound Tawangmangu
    Outbound Bandungan

Jenis Permainan Outbound Kami:

    Low Impact Games
    High Impact Games

Judul: Nabz Outbound Jogja, Profesional Outbound Provider
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Friday, April 29, 2016

Tempat Outbound Anak di Jogja, Wisata Outbound Anak di Jogja

Outbound Kids atau Tempat Outbound Anak di Jogja baik itu Outbound anak TK, SD, SMP maupun Remaja SMA. Wisata Outbound Anak di Jogja memberikan nilai-nilai positif untuk tumbuh kembang mereka. Apa saja itu?

Tempat Outbound Anak di Jogja


Nikmati Tempat Outbound Anak di Jogja yang memang bersahabat untuk Anak. Wisata Outbound Anak di Jogja yang kami kemas sesuai dengan rentang usia. Banyak manfaat Paket Outbound Anak di Jogja ini yang dapat diperoleh, antara lain, yang pertama dengan Outbound ini anak akan menjadi refresh setelah mungkin jenuh dengan rutinitas belajar. Kedua, dalam tantangan permainan yang kami berikan juga mengandung nilai seperti Leadership, Teamwork, Kebersamaan, Sinergisitas, Personal Chalenge, dll, yang dapat berguna bagi tumbuh kembang anak.

Tempat Outbound Anak di Jogja dengan fasilitas yang disesuaikan juga untuk anak dengan rentang usianya. Tidak mungkin akan kami berikan tantangan permainan dewasa padahal pesertanya adalah anak-anak.

Hubungi kami untuk Paket Outbound Anak Terbaik di Jogja.

Judul: Tempat Outbound Anak di Jogja, Wisata Outbound Anak di Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Tuesday, April 1, 2014

Bajak Sawah Tanam Padi Outbound Desa Wisata

Outbound di Desa Wisata dengan Paket Bajak Sawah, Tanam Padi, Gamelan Karawitan, Menjanur, Membatik, Melukis Gerabah, Jathilan, bahkan bisa Menginap di Desa Wisata atau Live In membaur dengan penduduk lokal.
Outbound di Desa Wisata

Outbound Desa Wisata dengan Program Bajak Sawah, Tanam Padi itu hanya beberapa bagian saja. Sepenuhnya bila ingin menginap dengan mengikuti kegiatan sehari-hari penduduk lokal, pergi ke sawah, memasak, ronda, dll.

Paket Outbound di Desa Wisata dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang anda inginkan. Ditengah rutinitas di Kota, paket Outbound Desa Wisata ini sangat tepat untuk dilakukan.

Judul: Bajak Sawah Tanam Padi Outbound Desa Wisata
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Monday, January 20, 2014

Referensi Tempat Outbound di Jogja

Referensi Tempat Outbound di Jogja dan Paket outbound Jogja yang kami tawarkan dapat memotivasi anda untuk dekat dengan alam sehingga kedamaian dan kesejukan alam menyatu dalam diri anda. Outbound biasanya di adakan di alam terbuka yang dapat mengganti kebisingan ataupun kegaduhan kota tergantikan dengan kedamaian dan kesejukan alam.

Paket Highroopes merupakan kegiatan Outdoor yang di lakukan di atas ketinggian menggunakan tali, dan yang paling populer adalah permainan Flying Fox. terkadang Higroopes ini sering di identikan dengan Outbound, namun sebenarnya berbeda karena outbound merupakan sebuah program untuk meningkatkan SDM suatu organisasi dengan media games yang di lakukan di luar ruangan. Namun highroopes hanya permainan untuk memotivasi diri untuk bisa tampil percaya diri menghadapi segala ketakutan.

Paket Team Building Outbound yang kami tawarkan adalah berupa program membantu Perusahaan maupun organisasi yang anda pegang mengalami peningkatan dalam kinerja dalam team.  Program team building membantu peserta menemukan kekuatan dalam diri mereka dan mengaitkannya dengan tempat kerja mereka.



Judul: Referensi Tempat Outbound di Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Saturday, May 18, 2013

Tempat Outbound Jogja, Tempat Outbound di Jogja


Tempat Outbound di Jogja, Tempat - Tempat Outbound di Yogyakarta, Tempat Wisata Outbound Jogjakarta, Tempat Outbound Yogyakarta, Lokasi Outbound di Jogja, Lokasi Outbound Yogyakarta, Tempat Outbound Jogja.


Tantangan masa depan begitu kompleks, penuh perubahan dan anti-status quo. Kita sepakat bahwa organisasi harus tumbuh, target selalu meningkat dan harus ditingkatkan untuk eksis. Kompetisi yang luar biasa membutuhkan individu yang kuat, kreatif dan pantang menyerah. Jika individu sehat maka organisasi akan menjadi kuat.

OBJEKTIF
Training kami berupaya membangun karakter anggota tim untuk siap mengeksekusi keputusan manajemen, berdaya juang tinggi dan selalu mencari cara terbaik dalam bekerja (looking better way doing things).

MENTAL
Perilaku adalah realisasi dari pikiran-pikiran. Proses berfikir individu harus diselaraskan, agar mentalitas tim sinkron dengan visi-misi organisasi. Pembudayaan berfikir positif yang selaras dengan alam semesta menjadi ciri khas pelatihan kami. Baseline-nya adalah: "alam semesta begitu luar biasa, begitu banyak karunia dan potensi tersebar. Perilaku alam yang alami (hujan, panas dan kejadian alam) tidak boleh menghambat, tetapi kita lah yang harus selaras dengan alam semesta. Be harmony in bussiness....

TARGET DALAM BISNIS
Bisnis menuntut kita dan tim untuk terus menerus mengembangkan strategi dan aksi-aksi. Anggota tim yang 'biasa' selalu akan mempertanyakan, mengapa target kita sedemikian tinggi. Melalui training kami, anggota tim akan menemukan insight, mengapa organisasi selalu menetapkan target yang menantang.

PROSES
Simulasi outdoor kami dirancang dengan pendekatan psikologi eksperiman dan sudah melewati try out, sehingga sudah disesuaikan dengan kapabilitas berfikir individu dengan intelegensi rata-rata.
Kami mengajak peserta untuk berproses dengan beberapa kali kegagalan untuk kemudian 'bangkit' dari kegagalan. Ujung-ujungnya adalah celebration untuk kemenangan tim.
Tantangan dari trainer kami selalu meningkat, tidak bisa hanya dikerjakan dengan cara yang sama, anti status quo, sehingga individu akan dituntut untuk kreatif, berkomunikasi dengan orang lain dan berfikir di luar kebiasaan.

TIM ANDA
Tim Anda yang luar biasa layak mendapatkan training yang luar biasa ini. Kami tunggu tim Anda di base camp kami.


Judul: Tempat Outbound Jogja, Tempat Outbound di Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Tuesday, March 26, 2013

Tempat Wisata Outbound di Jogja Yogyakarta

Tempat Wisata Outbound di Jogja Yogyakarta.. Outbound Jogja, Wisata outbound Jogja, Paket Wisata Outbound Yogyakarta..

Outbound Murah Jogja- Nabz Outbound Yogyakarta dengan program-programnya bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di perusahaan maupun institusi, khususnya yang terkait dengan sikap dan perilaku (attitude). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dirasakan perlu tersedianya program pelatihan yang terpadu, sistemik dan tepat yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui program outbound training & company outing plus. Outbound training & Company outing plus adalah sebuah pelatihan di alam terbuka yang mendasarkan pada ”Experiential Learning” (belajar melalui pengalaman langsung) yang disajikan dalam bentuk simulasi, diskusi dan petualangan sebagai media penyampaian materi dan pembelajaran.


Metode Experiential Learning dipercaya dan telah dikaji sebagai sebuah metode yang paling efektif dalam mengakomodasi kebutuhan tuntutan terhadap hasil suatu pelatihan. Melalui metode “Experiental Learning” dengan alam terbuka sebagai media pelatihan, maka orang akan tampil begitu spontan, tanpa basa-basi. Suatu kehidupan organisasi disimulasikan melalui sebuah permainan yang secara langsung dirasakan oleh setiap peserta pelatihan, Peserta langsung merasakan sukses atau gagal di dalam pelaksanaan sebuah tugas. Kalau terjadi kesuksesan peserta segera tahu perilaku apa yang membuat mereka (tim kerja) sukses, sebaliknya kalau tim kerja gagal dalam melaksanakan sebuah tugas, peserta langsung mengetahui perilaku mana yang menjadi penyebab kegagalan itu.
Hubungi kami

Judul: Tempat Wisata Outbound di Jogja Yogyakarta
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Tuesday, February 26, 2013

Paket Outbound Murah di Jogja, Biaya Harga Outbound di Jogja

Paket Outbound Murah di Jogja, Paket Outbound Jogja, Harga Paket Outbound Yogyakarta..

Biaya Outbound Murah Jogja - Nabz Outbound Yogyakarta dengan program-programnya bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di perusahaan maupun institusi, khususnya yang terkait dengan sikap dan perilaku (attitude). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dirasakan perlu tersedianya program pelatihan yang terpadu, sistemik dan tepat yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Paket Outbound Murah di Jogja, Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui program outbound training & company outing plus. Outbound training & Company outing plus adalah sebuah pelatihan di alam terbuka yang mendasarkan pada ”Experiential Learning” (belajar melalui pengalaman langsung) yang disajikan dalam bentuk simulasi, diskusi dan petualangan sebagai media penyampaian materi dan pembelajaran.

Harga Paket Outbound Jogja
Biaya Paket Outbound Jogja dengan Metode Experiential Learning dipercaya dan telah dikaji sebagai sebuah metode yang paling efektif dalam mengakomodasi kebutuhan tuntutan terhadap hasil suatu pelatihan. Melalui metode “Experiental Learning” dengan alam terbuka sebagai media pelatihan, maka orang akan tampil begitu spontan, tanpa basa-basi. Suatu kehidupan organisasi disimulasikan melalui sebuah permainan yang secara langsung dirasakan oleh setiap peserta pelatihan, Dalam Harga Paket Outbound di Jogja, Peserta langsung merasakan sukses atau gagal di dalam pelaksanaan sebuah tugas. Kalau terjadi kesuksesan peserta segera tahu perilaku apa yang membuat mereka (tim kerja) sukses, sebaliknya kalau tim kerja gagal dalam melaksanakan sebuah tugas, peserta langsung mengetahui perilaku mana yang menjadi penyebab kegagalan itu.

Judul: Paket Outbound Murah di Jogja, Biaya Harga Outbound di Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Friday, December 7, 2012

Paket Outbound di Tahun Baru

Paket Outbound di Tahun Baru..
 Pergantian tahun merupakan moment yang ditunggu-tunggu. Begitu berkesannya apabila pada moment pergantian tahun itu dirayakan bersama orang-orang tersayang disamping anda. Kami memberikan paket outbound untuk Company, Organisasi maupun Instansi yang ingin merayakan pergantian tahun dengan paket outbound. Acara bisa dimulai dari malam hari, kemudian ada acara api unggun dan barbeque party, dan puncaknya anda dapat menikmati malam pergantian tahun dengan kembang api..
Tidak sampai disitu, paginya anda dapat menjalani aktifitas outbound bersama kami dengan berbagai games seperti flyingfox, bumbung terbang, acid river, perahu kayak, dll..


Judul: Paket Outbound di Tahun Baru
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Thursday, September 27, 2012

Desa Wisata di Kaliurang Tempat Outbound

Desa Wisata Kaliurang Tempat Outbound. Tempat Outbound Jogja, Lokasi Outbound Yogyakarta. Tempat Outbound di Kaliurang.
Hubungi Kami untuk mendapatkan penawaran terbaik,,
Berikut foto-foto di Desa Wisata di Kaliurang Outbound Training












Judul: Desa Wisata di Kaliurang Tempat Outbound
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Friday, June 29, 2012

Outbound Jogja - Outbound Yogyakarta

Outbound di Jogja. YOGYAKARTA (sering juga disebut Jogja, Yogya, atau Jogya) terletak di tengah Pulau Jawa - Indonesia, tempat segalanya masih murah. Anda sudah bisa menginap, menyantap masakan tradisional yang terkenal, dan menyewa motor untuk menjelajahi pantai-pantai yang masih perawan dan candi-candi kuno berusia ribuan tahun.

Outbound Management Training adalah metode pelatihan untuk meningkatkan performa organisasi melalui pembelajaran dan pengalaman. Program-program yang diadakan seringkali mengacu kepada pelatihan melalui petualangan dan pengembangan manajemen outdoor (di luar kelas).

Wisata di Jogja belum lengkap rasanya tanpa mencoba paket wisata Outbound kami. Dengan unsur perpaduan alam dan berbagai fasilitas permainan outbound serta desa wisata, kami menawarkan paket Outbound Management Training yang pantas anda coba.

Yogyakarta is famous as one of the main tourist destinations in Indonesia. A great number of officials, including country leaders, and tourists have already visited Yogyakarta. Whenever one mentions Yogyakarta, the idea of various tourist attractions will come to his mind; The great Sultan's Palace, Parangtritis Beach, Borobudur and Prambanan Temples, Merapi Volcano as well as the performing arts like Ramayana Ballet and Wayang Kulit.

The cultural colour of Yogyakarta is still obvious because of the temples, traditional buildings, various cultural activities, and a number of famous artists. This is accentuated by the presence of living tradition and everyday life of Yogyakarta community which is art loving and hospitable.

Yogyakarta is ready to host more visitors who are eager to enjoy its enchanting nature and culture by providing tourist facilities, attractions, guides, and other services. Your visit to Yogyakarta will be welcomed warmly.

Judul: Outbound Jogja - Outbound Yogyakarta
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Saturday, May 19, 2012

Outbound Jogjakarta

Outbound Jogjakarta, Outbound Jogja, Outbound Yogyakarta, Outbound di Jogjakarta, Outbound di Yogyakarta, Provider Outbound Jogja. Outbound Manajemen Training Jogja, OutBound Training Jogja, Kids Outbound Yogyakarta, Family Gathering, Fun Games dan Outing Company Jogja.


Terimakasih banyak atas kunjungannya di NabzOutbound, kami siap membantu program outbound anda.

Dan nikmati layanan kami seperti Family Gathering, Fun Games, Kids Outbound, Outbound Management Training, OutBound Training dan Outing Company serta layanan kami lainnya..

.
Team Building Games 
.. Program outbound Training yang Nabz Outbound indonesia tawarkan memberikan konsep pelatihan yang meliputi kegiatan alam bebas yang dipadukan dengan proses motivasi dan hypnotherapy.

Dalam permainan outbound akan memberikan evaluasi tentang leadership, communication skill, team work building dan togetherness (kebersamaan)
Sangat sempurna dalam psikologi di masukkan proses motivasi yang menembus pikiran bawah sadar sehingga menjadi motivasi dan komitmen secara permanen di dalam masing-masing individu,

Tahapan proses belajar di outbound mempunyai empat tahapan, dimana para peserta diajak melakukan permainan Games Outbound tertentu yang kita sebut experience, setelah tahap experience, mereka mendiskusikan manfaat permainan itu dalam kelompok kecil (processing), dan menyimpulkannya dari hal yang kecil ke hal-hal yang besar (generalizing), selanjutnya mereka merefleksikannya dan menerapkan pengalaman itu dalam sistem kerja sesuai dengan kehidupan mereka.

Dengan demikian outbound memiliki ciri khas sendiri, dimana keseluruhan kegiatan diterjemahkan dalam betuk kegiatan yang lebih nyata dan factual. Di dalam berbagai kegiatan para peserta outbound akan diperkenalkan dengan berbagai jenis permainan (games) yang dipimpin fasilitator secara fairplay. Refleksi bersama selalau dilakukan setelah setiap game berlangsung. Sehinga sekalipun dibentuk pola permainan tapi hasilnya bukan main-main.
Selanjutnya, para peserta disadarkan untuk menyadari, bahwa hampir tidak ada batasnya kemampuan seseorang bila orang tersebut memiliki kemauan dan keberanian untuk mencoba dan mencoba lagi dalam upaya meningkatkan kemampuannya.

Judul: Outbound Jogjakarta
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Wednesday, April 25, 2012

Outbound Anak-Anak atau Kids Outbound di Jogja / Yogyakarta

 Outbound Anak-Anak atau Kids Outbound di Jogja / Yogyakarta

Program pelatihan bagi anak-anak dan remaja yang bertujuan untuk mengembangkan rasa percaya diri sejak dini serta menggali potensi yang dimiliki melalui permainan dan kegiatan yang bersifat petualangan di alam terbuka yang menantang dan menyenangkan.
Adapun program yang kami berikan meliputi:

  • Kekayaan alam
  • Kebudayaan Indonesia
  • Pembentukan karakter
Metode Kids Outbound yang Nabz Outbound Indonesia sajikan untuk putra dan putri kita menggunakan metode CTL ( Contextual teaching and Learning ).
CTL adalah proses bermaian dan berlatih sesuai dengan usia anak dan kapasitas psikologinya.

Berperan dan mengerti makna dari program kegiatan segaligus meaplikasikan kehidupan seharari hari dalam bentuk game yang bertujuan memberikan langkah Transformasi dari usia dini

Program ini juga mengenalkan anak pada alam & lingkungan khas pedesaan yang unik: sawah, kebun sayur, ternak, berbagai tanaman, serta sungai ‘Kali Kuning’ yang airnya jernih untuk bermain.

Kami juga menawarkan paket kegiatan tambahan untuk memperkaya pengalaman serta menambah ekspose siswa-siswi TKdan SD terhadap lingkungan alam dan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain:  menanam padi di sawah, membajak sawah, dan bermain gamelan.


Untuk yangmembutuhkan tantangan yang lebih besar, permainan flying fox yang mendebarkan dan membutuhkan keberanian dan nyali besar untuk melakukannya, bisa dijadikan sebagai pilihan.


Hubungi Kami

Nabz Outbound Yogyakarta
Kompleks Ruko Dabag
Jl Jembatan Merah Condong Catur, Depok Sleman, Yogyakarta
085228047762
outboundjogja@gmail.com


Amri Nur Ridwan
Marketing
085228047762
085743047300
amrkimi@yahoo.com
me@amrynr.net

Judul: Outbound Anak-Anak atau Kids Outbound di Jogja / Yogyakarta
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Thursday, April 5, 2012

Kid Outbound Adventure Nabz Outbound Jogja

Kid Outbound Adventure Nabz Outbound Jogja.Outbound Anak, Outbound Kids Jogja.

Dunia anak – anak merupakan dunia yang sering diartikan sebagai dunia bermain. Setiap kesempatan Yang dimiliki oleh anak akan digunakan untuk bermain,dari yang Spontan, terarah, sampai yang terprogram. Kecenderungan yang merupakan kebiasaan dari anak-anak pada umumnya yaitu selau ingin tahu, ingin mencoba dan ingin menonjol dari yang lainnya. Maka perlu di ciptakan program yang bisa mengakomodasi keceriaan mereka.

“Children are born artists” demikian Leonardo da Vinci pernah bilang.

Mengapa anak-anak itu kreatif? Karena mereka berani!! 

Mengapa anak-anak cenderung berani ? karena mereka belum tahu konsekuensi yang ditimbulkan oleh aktivitasnya. Kapasitas kreatif dapat kita bangun dengan membangun keberanian berimajinasi dan keberanian dalam melakukan aktivitas tantangan dan berisiko.

Berkenaan dengan hal tersebut, maka kami menawarkan paket kegiatan Kid Outbound Adventure, Paket ini merupakan paket outbound training yang kami siapkan untuk siswa/i mulai Tk s/d SLTA sederajat, dengan menitik beratkan kepada pembentukan karakter dan Pola Pikir siswa dalam kapasitasnya sebagai Pelajar dan Generasi Masa Depan.

Seperti kegiatan Outbound pada umumnya program ini lebih banyak menghabiskan waktu diluar ruangan (outdoor), dengan presentase 80% Outdoor dan 20% Indoor. Namun seluruh kegiatan ( indoor maupun outdoor) tetap di titik beratkan pada Pembentukan Karakter & Pola pikir, sedang aktifitas fisik hanyalah penunjang saja dan bukan tujuan utama.

Kegiatan outbound sendiri merupakan metode alternatif pelatihan yang biasa diadakan didalam ruangan, dengan diadakan diluar ruangan akan memberikan suana yang berbeda dan lebih menyenangkan serta mampu menghasilakan hasil yang lebih maksimal.

Target Pelatihan :
1. Melatih kemampuan konsentrasi
2. Melatih kemampuan berfikir analistik
3. Melatih kemampuan komunikasi efektif
4. Melatih kemampuan berinteraksi dan bekerja sama
5. Melatih Kempuan Menyelasaikan Masalah (Problem solving)
6. Memaksimalkan Kemampuan belajar (Learning How to Learn)
7. Motivation Training ( menumbuhkan motivasi belajar)
8. Malatih Kecerdasan Emosional dan Spiritual

Judul: Kid Outbound Adventure Nabz Outbound Jogja
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Monday, March 19, 2012

sEKOLAH aLAM JOGJA

Pelatihan di alam bebas, yang sering dikenal sebagai outdoor training, merupakan salah satu metode pelatihan yang cukup populer sejak tahun 1980-an (Wagner, Baldwin, Roland, 1991). Perusahaan-perusahaan besar seperti AT&T, Xerox, General Electric, dan Marriott seringkali mengirim para eksekutif ataupun staff mereka untuk mengikuti kegiatan pelatihan di alam bebas (Long, 1987). Pelatihan tipe ini menjadi terkenal karena dianggap sangat efektif untuk mencapai berbagai tujuan pelatihan, misalnya pertumbuhan individu (Galagan, 1987) dan ketrampilan manajemen organisasi (Long, 1987). Tabel di bawah ini memberikan gambaran persentase pelatihan di alam bebas yang ingin mencapai tujuan tertentu (Wagner, Baldwin, & Roland; 1991):

Team building 90%
Self esteem 50%
Kepemimpinan 40%
Ketrampilan menyelesaikan masalah 20%
Pengambilan keputusan 15%



mari kita analisis proses belajar yang terjadi di dalam metode pelatihan di alam bebas dan mengevaluasi efektivitasnya, terutama di dalam konteks team building dalam organisasi.

PROSES BELAJAR
Need Assessment: Memastikan bahwa pelatihan relevan
Dalam tulisan mereka, Buller, Cragun, & McEvoy (1991) mengajukan bahwa pelatihan di alam bebas yang optimal harus dimulai dengan training need analysis, misalnya berupa wawancara dengan sponsor-sponsor kunci, peserta program, atau staf SDM dari perusahaan klien. Pemikiran yang sama juga diajukan oleh Long (1987) dan Petrini (1990). Mereka mengatakan bahwa pelatihan di alam bebas harus didesain sesuai dengan kebutuhan organisasi tertentu.

Usulan ini sangat sesuai dengan best practice yang diajukan oleh Goldstein (1994), yang menyatakan bahwa langkah pertama dalam melakukan persiapan pelatihan adalah melakukan training need assessment. Hasil dari proses ini kemudian dijadikan dasar untuk menyusun tujuan, kriteria, dan desain pelatihan.

Sebuah contoh kasus dapat memperjelas fungsi dari training need analysis. Kegiatan berjalan di jembatan tali adalah salah satu kegiatan yang cukup populer dan sering diminta oleh klien ketika mereka menggunakan metode pelatihan di alam bebas. Namun, pelatih yang baik tidak akan begitu saja memenuhi permintaan ini. Kegiatan berjalan di jembatan tali bisa jadi tidak sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai organisasi klien. Jika tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pertumbuhan individu, maka kegiatan berjalan di jembatan tali bisa dipilih karena dalam kegiatan ini individu dapat menemukan karakter-karakter pribadi yang mungkin sebelumnya tidak mereka ketahui, misalnya bagaimana mereka bersikap ketika merasa stress atau bagaimana mereka dapat mengatasi rasa takut. Namun jika tujuan pelatihan adalah team building atau kepemimpinan, kegiatan berjalan di jembatan tali tidak akan sesuai karena dalam kegiatan ini tidak banyak terjadi interaksi antar anggota kelompok, sementara interaksi sosial merupakan unsure penting dalam kegiatan team building atau kepemimpinan (Petrini, 1990).

Desain Pelatihan: Memastikan bahwa proses belajar benar terjadi
Menurut Kehoe & Bright (2003), ada empat prinsip utama yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan: proses encoding untuk mengoptimalkan beban kognitif, memori yang membantu pembentukan skema, proses konstruktif yang mendorong interaksi antar individu, serta umpan balik yang memberikan bimbingan bagi peserta.

Keempat prinsip utama ini dapat diterapkan dalam mendesain pelatihan melalui beberapa strategi. Bagian tulisan ini akan membahas strategi-strategi yang digunakan dalam pelatihan di alam bebas.

* Beban Kognitif – Pengurutan dari yang Sederhana ke yang Rumit: Teori Beban Kognitif banyak digunakan oleh para ahli pelatihan untuk mendesain presentasi informasi yang paling optimal pada waktu pelatihan (Sweller, van Merrienboer, & Paas, 1998; Paas, Renkl, & Sweller, 2003). Dalam teori ini, salah satu hal utama yang diajukan adalah bahwa manusia memiliki kemampuan memori jangka pendek yang terbatas dan keterbatasan ini harus dipertimbangkan ketika menyusun informasi yang akan dipresentasikan di dalam pelatihan sehingga tidak terjadi kelebihan beban kognitif yang akan membuat pelatihan menjadi tidak efektif. Dalam konteks pelatihan di alam bebas, beban kognitif yang sesuai dapat dicapai melalui strategi pengurutan kegiatan, pelatihan dapat diawali dengan kegiatan yang sederhana atau mudah, dan kemudian makin lama menuju kegiatan yang makin rumit atau sulit. Petrini (1990) memberikan gambaran program pelatihan di alam bebas yang diawali dengan kegiatan yang sederhana dengan problem yang mudah diselesaikan, misalnya bagaimana caranya menyebrangi rawa-rawa beracun. Menjelang akhir program, peserta pelatihan bisa diberi tugas yang jauh lebih rumit misalnya misi SAR di mana mereka harus menggunakan berbagai ilmu yang sudah didapatkan pada kegiatan-kegiatan sebelumnya (seperti navigasi dengan kompas, mengendalikan rakit, membuat tangga dari tali untuk mengevakuasi korban, dsb). Dengan pengurutan seperti ini, peserta program dapat terhindarkan dari beban kognitif yang terlalu berat pada awal pelatihan karena beban kognitif yang terlalu berat tadi dapat memberikan pengaruh negatif pada proses belajar, hasil belajar, serta motivasi (van Merrienboer, Kirschner, & Kester, 2003).

* Proses Konstruktif – Elaborasi: Salah satu strategi yang dapat digunakan dalam program pelatihan untuk memastikan terjadinya proses konstruktif adalah dengan memberikan kesempatan pada peserta pelatihan untuk mengelaborasi atau mencari hubungan antara materi pelatihan dengan KSA (Knowledge, Skill, dan Ability) yang sudah mereka miliki karena hal ini telah terbukti merupakan cara yang efektif untuk memastikan bahwa materi pelatihan akan diingat lebih baik oleh peserta (Kehoe & Bright, 2003). Dalam konteks pelatihan di alam bebas, strategi ini bisa digunakan pada semua kegiatan. Semua pelatihan hampir selalu diikuti dengan sesi debriefing di mana peserta diberikan kesempatan untuk memberikan komentar mereka mengenai apa yang terjadi dalam kegiatan-kegiatan pelatihan dan apakah kegiatan tersebut memiliki makna pribadi bagi mereka (Galagan, 1987). Fasilitator yang baik seharusnya dapat membimbing peserta untuk berdiskusi mengenai apakah kegiatan yang dilakukan relevan dengan tujuan pelatihan. Information processing dalam sesi debriefing ini seharusnya merupakan kunci dari proses belajar bagi peserta pelatihan di alam bebas (Buller, Cragun, & McEvoy, 1991).

* Bimbingan – Penggunaan Umpan Balik: Umpan balik telah disepakati oleh para ahli sebagai bagian yang sangat penting dalam proses belajar (Kehoe & Bright, 2003). Dalam program pelatihan, umpan balik seringkali tidak diberikan secara formal oleh para fasilitator, melainkan diperoleh peserta dari kritik yang diterima (perilaku benar vs tidak benar) atau instruksi (bagaimana caranya untuk melakukan perilaku yang benar). Dalam konteks pelatihan di alam bebas, fokus lebih ditekankan pada umpan balik dari sesama peserta, terutama dalam bentuk kritik. Misalnya, Galagan (1987) memberikan contoh bahwa dalam salah satu kegiatan yang didesain khusus untuk itu, peserta diminta memberikan pendapat yang jujur mengenai sesama peserta. Diskusi dengan sendirinya terarah menjadi sesi umpan balik di mana setiap orang menerima kritik mengenai perilaku mereka dalam tim atau dalam hubungan interpersonal. Cara yang tidak seekstrim itu namun juga dapat menjadi sarana umpan balik dari sesama peserta adalah dengan memanfaatkan sesi debriefing yang diadakan setelah kegiatan selesai. Kelompok dapat diminta mengevaluasi mengapa mereka berhasil atau gagal menyelesaikan tugas yang diberikan (Petrini, 1990). Dalam sesi ini, problem di dalam kelompok akan ditemukan misalnya anggota kelompok mana yang tidak membantu (Long, 1987). Umpan balik yang efektif sebaiknya menggabungkan kritik dengan instruksi (Kehoe & Bright, 2003), karena itu sesi saling mengkritik seperti digambarkan di atas biasanya akan langsung dilanjutkan dengan sesi konstruktif di mana anggota kelompok dengan bantuan dari fasilitator mencari cara-cara untuk menghindari kesalahan yang sama pada kegiatan berikutnya. Sesi konstruktif ini juga dapat berfungsi sebagai zona netral karena sesi saling mengkritik ada kemungkinan menciptakan suasana defensif yang bisa memberikan pengaruh negatif pada prestasi kelompok. Dalam zona netral ini anggota kelompok (terutama mereka yang banyak menerima kritik) diberi kesempatan untuk berkontribusi dengan cara membantu menemukan solusi yang efektif untuk problem kelompok (Long, 1987).

Transfer dan Retrieval: Memastikan bahwa Hasil Pelatihan Diterapkan di Tempat Kerja
Salah satu kelemahan utama dari kebanyakan modul pelatihan adalah hasil dari proses belajar selama di pelatihan tidak tampak membantu karyawan meningkatkan hasil kerja setelah kembali ke tempat kerja. Hal ini mungkin disebabkan karena pelatihan tidak didesain untuk dapat ditransfer ke tempat kerja dan juga di tempat kerja tidak memiliki retrieval triggers. Kedua hal ini akan dibahas dalam paragraf-paragraf berikut ini.

Hasil belajar yang tidak dapat ditransfer ke tempat kerja merupakan salah satu kelemahan utama pelatihan di alam bebas karena pengalaman di alam bebas sangat unik dan berbeda dari pengalaman bekerja sehari-hari (Buller, Cragun, & McEvoy, 1991). Kegiatan dan konteks alam bebas yang unik ini di satu pihak membantu peserta untuk merasa lebih bebas dari peran mereka sehari-hari sehingga mereka lebih berani melakukan hal-hal yang baru dibandingkan dengan pelatihan biasa di dalam kelas (Long, 1987). Namun di lain pihak, konteks alam bebas ini bisa menjadi terlalu berbeda sehingga hasil belajar tidak dapat ditransfer tanpa adanya bantuan tambahan.



Tidak adanya kemiripan fisik antara lingkungan pelatihan dengan lingkungan kerja disebut low physical fidelity dan hal ini bisa menganggu proses transfer hasil belajar yang spesifik. Dalam kasus pelatihan di alam bebas, di mana transfer yang diharapkan lebih bersifat tidak spesifik, low physical fidelity seharusnya tidak menjadi masalah besar, terutama jika fasilitator memberikan alat-alat bantu untuk memudahkan transfer hasil belajar ke situasi yang berbeda dari situasi pelatihan (Kehoe & Bright, 2003).

Alat-alat bantu yang banyak digunakan dalam konteks pelatihan di alam bebas adalah penggunakan metafora atau analogi. Transfer didasarkan pada kesamaan struktur dari dua problem, bukan kesamaan fisik (Kehoe & Bright, 2003). Long (1987) mengajukan adanya beberapa aspek dari kegiatan di alam bebas yang merupakan analogi dari kegiatan di tempat kerja, misalnya:

* Dinamika kelompok: kerja sama dalam kelompok, komunikasi, saling mendukung antar anggota, kompetisi dengan kelompok lain, memanfaatkan sudut pandang yang berbeda untuk menyelesaikan masalah, dsb.
* Tantangan dalam bidang manajemen: bagaimana mengelola kelompok yang selalu berubah, menetapkan tujuan bersama, risk management, dsb.
* Keterbatasan lingkungan: anggota kelompok yang berada di lokasi yang berbeda-beda, keterbatasan sumber daya, sistem reward yang bersifat kompetitif, dsb.

Salah satu kendala utama dalam transfer analogi adalah individu seringkali terjebak pada apa yang tampak di permukaan dan sulit menemukan inti permasalahan. Hal ini disebut masalah kontekstualisasi dan pelatihan di alam bebas dapat menggunakan hal-hal berikut untuk mengatasinya (Kehoe & Bright, 2003):

* Variasi kasus: Pelatihan di alam bebas yang baik tidak akan mengandalkan satu kegiatan saja untuk mencapai tujuan pelatihan tertentu, melainkan akan memanfaatkan beberapa kegiatan yang berbeda untuk mencapai tujuan yang sama. Misalnya, Galagan (1987) memberikan contoh kasus di mana tujuan pelatihan untuk ‘mengatasi rasa takut’ mula-mula diperkenalkan melalui kegiatan berjalan di jembatan tali dengan ketakutan fisik (takut jatuh) sebagai analogi untuk ketakutan di tempat kerja. Pada hari berikutnya, kegiatan lain pun diadakan dengan tujuan yang sama. Peserta diminta melakukan sesuatu yang kemungkinan besar akan ditertawakan oleh peserta yang lain, dan kali ini ketakutan psikologis (takut ditertawakan) yang menjadi analogi bagi ketakutan di tempat kerja.
* Mencari skema secara aktif: Strategi ini kembali memanfaatkan sesi debriefing. Peserta diminta untuk secara aktif memberikan komentar mengenai bagaimana kesimpulan yang didapatkan dari suatu kegiatan dapat diterapkan di tempat kerja (Buller, Cragun, & McEvoy, 1991). Dengan cara ini, peserta diharapkan tidak lagi terpaku pada konteks kegiatan di alam bebas melainkan memahami adanya kesamaan antara kegiatan pelatihan dengan kegiatan di tempat kerja.
* Solusi majemuk: Salah satu aspek lain yang cukup umum terdapat pada kegiatan pelatihan di alam bebas adalah tidak adanya jawaban pasti untuk masing-masing tugas yang diberikan. Dalam contoh menyebrangi rawa-rawa beracun yang telah disebutkan sebelumnya (Petrini, 1990), peserta bisa saja menciptakan jembatan gantung dari tali, menggunakan papan-papan sebagai jembatan, membuat rakit, atau menciptakan solusi lainnya selama masih memenuhi batas-batas yang diberikan fasilitator. Dengan demikian, peserta tidak terpaku mencari satu jawaban yang benar, dan dengan demikian diharapkan fokus pada kerja sama tim dapat dicapai.

Setelah peserta kembali di tempat kerja, bagaimana caranya mereka dapat ”mengingat” untuk menggunakan hasil belajar yang telah diperoleh di alam bebas? Banyak program pelatihan di alam bebas dilengkapi dengan cue yang akan membantu peserta mengubah materi pelatihan menjadi skema sehingga hasil belajar dapat segera diingat ketika situasi menuntut demikian (Kehoe & Bright, 2003).

Long (1987) memberikan contoh di mana retrieval hasil belajar dapat dilakukan dengan menggunakan cue yang sederhana seperti sepatah kata. Dalam contoh kasus yang diberikan, kata “spot” digunakan untuk mewakili kebutuhan individu untuk berhenti bekerja dan melakukan konsolidasi dengan anggota tim yang lain dengan tujuan meningkatkan kembali motivasi dan semangat kerja. Dalam kegiatan fisik, hal ini sangat relevan karena anggota tim bisa saja sewaktu-waktu berhenti dan minta “spot”. Anggota tim yang lain dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan, entah berupa bantuan fisik (seperti bantuan mengangkat rekan yang harus memanjat pohon) atau bantuan psikologis. Ketika tim kembali ke tempat kerja, sebenarnya tidak ada tuntutan fisik untuk saling melindungi dan mendukung antar anggota tim. Namun, jika seseorang menyebutkan “spot”, anggota tim yang lain akan segera mengingat pentingnya saling mendukung antara anggota tim sehingga akan lebih mudah bagi mereka untuk memberikan dukungan psikologis yang dibutuhkan.

EVALUASI

Seperti juga metode pelatihan lainnya, keberhasilan atau kegagalan pelatihan di alam bebas hanya dapat diketauhi setelah diadakannya proses evaluasi. Sayangnya, banyak perusahaan tidak melakukan evaluasi untuk program pelatihan di alam bebas yang mereka adakan, walaupun biayanya bisa mencapai 2,000 USD per orang (Wagner, Baldwin, & Roland, 1991). Kalaupun evaluasi dilakukan, kebanyakan hanya berupa evaluasi pribadi dari peserta pelatihan, yang menurut model Kirkpatrick (Tovey, 1997) tidak reliable jika tidak digabungkan dengan evaluasi jenis lain. Persentasi penggunakan metode evaluasi berdasarkan survei yang dilakukan oleh Wagner, Baldwin, & Roland (1991) adalah sebagai berikut:

Evaluasi pribadi dari peserta 60%
Tidak ada evaluasi 45%
Program follow-up 10%
Evaluasi dari manajer 5%
Data objektif 2%

Menurut model Kirkpatrick, secara ideal seharusnya ada empat tingkatan evaluasi untuk program pelatihan; yaitu (Tovey, 1997):

* Tingkat reaksi: Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengevaluasi pelatihan di alam bebas dan kebanyakan peserta akan memberikan rating yang sangat baik untuk jenis pelatihan seperti ini (Galagan, 1987; Petrini, 1990).

* Tingkat Pembelajaran: Penilaian biasanya dilakukan selama atau di akhir program pelatihan untuk memastikan bahwa peserta telah benar-benar mempelajari KSA yang baru. Namun, hal ini jarang sekali dilakukan pada pelatihan di alam bebas. Sesi debriefing merupakan satu-satunya sarana untuk memperoleh bukti bahwa para peserta telah memperoleh insight sesuai dengan desain dari kegiatan di alam bebas tersebut (Long, 1987).

* Perubahan perilaku atau ketrampilan: Tingkat ini berusaha mengukur perubahan yang terjadi setelah peserta kembali di tempat kerja. Roland (dalam Wagner, Baldwin, & Roland, 1991) menyebutkan adanya sebuah penelitian yang mengevaluasi transfer dari pelatihan di alam bebas ke tempat kerja untuk para manajer tingkat menengah. Para peserta pelatihan melaporkan bahwa setelah pelatihan, mereka berinteraksi secara lebih efektif baik dengan atasan maupun bawahan dan juga mereka dapat mengelola waktu dengan lebih baik. Para atasan dan bawahan mereka juga memberikan kesimpulan yang sama. Selain penelitian ini, beberapa ahli lain juga mendukung bahwa pelatihan di alam bebas memang benar-benar dapat menghasilkan perubahan di tempat kerja (Long, 1987).

* Tingkat organisasi atau prestasi kerja: Belum ada penelitian yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pelatihan jenis ini pada organisasi secara keseluruhan. Banyaknya organisasi yang memilih menggunakan pelatihan jenis ini bisa menjadi indikasi bahwa organisasi-organisasi memiliki persepsi bahwa pelatihan di alam bebas bermanfaat bagi mereka (Wagner, Baldwin, & Roland, 1991).

Walaupun jumlahnya terbatas, bukti-bukti sejauh ini tampaknya mendukung bahwa pelatihan di alam bebas merupakan tipe pelatihan yang cukup efektif. Namun hingga evaluasi yang lebih sistematis telah dilakukan, akan sangat sulit bagi kita untuk memutuskan ketrampilan kerja seperti apa yang paling efektif dikembangkan melalui pelatihan metode ini.

Judul: sEKOLAH aLAM JOGJA
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5

Sunday, March 11, 2012

Outbound Kids/ Outbound Anak

 Outbound Kids/ Outbound Anak Jogja

Outbound telah menjadi bagian dari kegiatan anak yang menyenangkan. Walau bagi anak-anak rintangan dalam outbound terkesan takut tetapi pada akhirnya mereka pun mulai memberanikan diri dan menikmati bebrapa rintangan/ tantangan di dalam outbound. Permainan ini tidak hanya memberikan kesenangan bagi buah hati anda. Berbagai tantangan dalam permainan ini terbukti mampu membentuk kemampuan psikomotorik anak. Kemampuan yang berkaitan dengan gerak tubuh tersebut tidak hanya diajarkan di sekolahan melainkan dapat dilakukan di alam terbuka dengan kegiatan outbound kids.

Untuk mendapat paket Outbound Anak Hubungi Kami
Nabz Outbound

Judul: Outbound Kids/ Outbound Anak
Ditulis oleh Outbound Jogja
Rating Blog 4.5 dari 5