OutBound Training

Apa sih outbound itu...?
Outbound tidak lain merupakan pelatihan manajemen diri (self management) yang memadukan olah pikir, rasa, dan raga. Dan dilakukan di alam terbuka dan dikondisikan di luar kebiasaan. “ Seperti orang yang bekerja meningalkan kebiasaanya berada, berfikir dan berbuat. Kemudian ia mengganti cara berfikir dan cara berbuat tersebut untuk mendapatkan hal-hal yang baru.” (L.Peter Lamury, SH, pembina Pusdiklat kesos Departemen Sosial).

Definition
Outbound Management Training are a training method for enhancing organizational performance through experiential learning. Such programs are often also referred to as corporate adventure training and outdoor management development

Structure
These programmes generally revolve around activities designed to improve leadership, communication skills, planning, change management, delegation, teamwork, and motivation. Participants are divided into teams and assigned tasks or activities for completion in a specified time. Achievement and performance during these activities is reviewed in group discussions to identify behaviours that enhance performance or lead to failure or decreased performance. Strategies are formulated to deal with factors that hinder, and these strategies are then put to use in the activities that follow, to test their effectiveness


Program outbound Training yang Nabz Outbound indonesia tawarkan memberikan konsep pelatihan yang meliputi kegiatan alam bebas yang dipadukan dengan proses motivasi dan hypnotherapy.

Dalam permainan outbound akan memberikan evaluasi tentang leadership, communication skill, team work building dan togetherness (kebersamaan)
Sangat sempurna dalam psikologi di masukkan proses motivasi yang menembus pikiran bawah sadar sehingga menjadi motivasi dan komitmen secara permanen di dalam masing-masing individu,

Tahapan proses belajar di outbound mempunyai empat tahapan, dimana para peserta diajak melakukan permainan Games Outbound Jogja tertentu yang kita sebut experience, setelah tahap experience, mereka mendiskusikan manfaat permainan itu dalam kelompok kecil (processing), dan menyimpulkannya dari hal yang kecil ke hal-hal yang besar (generalizing), selanjutnya mereka merefleksikannya dan menerapkan pengalaman itu dalam sistem kerja sesuai dengan kehidupan mereka.

Dengan demikian outbound memiliki ciri khas sendiri, dimana keseluruhan kegiatan diterjemahkan dalam betuk kegiatan yang lebih nyata dan factual. Di dalam berbagai kegiatan para peserta outbound akan diperkenalkan dengan berbagai jenis permainan (games) yang dipimpin fasilitator secara fairplay. Refleksi bersama selalau dilakukan setelah setiap game berlangsung. Sehinga sekalipun dibentuk pola permainan tapi hasilnya bukan main-main.
Selanjutnya, para peserta disadarkan untuk menyadari, bahwa hampir tidak ada batasnya kemampuan seseorang bila orang tersebut memiliki kemauan dan keberanian untuk mencoba dan mencoba lagi dalam upaya meningkatkan kemampuannya.

Kemudian diharapkan peserta menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian tak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan-rekannya dalam team. Keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan merupakan bagian keberhasilan dari organisasi perusahaan, sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan One For All, All For One ; Whe Are One yang merupakan semboyan outbound Internasional juga didengung-dengungkan dalam kegiatan outbound kami untuk tetap membangun semangat kebersamaan dan kekompakan bersama.



Kemampuan Sumber Daya Manusia yang meliputi tiga unsur yaitu : Pengetahuan (knowledge), Keterampilan (skill), dan Sikap (attitude) harus selalu ditingkatkan. Untuk memenuhi Sumber Daya Manusia yang berkualitas, tidak saja mengedepankan pengetahuan dan keterampilan, melainkan juga pola sikap dan prilaku. Tentunya suatu sikap dan prilaku tidak akan datang begitu saja. Untuk itu diperlukan adanya sebentuk aktifitas untuk pengembangan kemampuan sikap dan prilaku yang mampu secara efektif mensosialisasikan nilai-nilai yang ada dalam perusahaan atau institusi.
Stimulasi untuk mempercepat perubahan paradigma sikap, prilaku, disiplin dan etika kerja serta kepribadian melalui kegiatan pelatihan alam terbuka akan memberikan kemampuan adaptasi pada situasi dan kondisi serta pola yang dikehendaki dengan lebih cepat. Metode Experiential Learning dipercaya dan telah dikaji sebagai sebuah metode yang paling efektif dalam mengakomodasi kebutuhan tuntutan terhadap hasil suatu pelatihan.
Melalui metode “Experiental Learning” dengan alam terbuka sebagai media pelatihan, maka orang akan tampil begitu spontan, tanpa basa-basi. Suatu kehidupan organisasi disimulasikan melalui sebuah permainan yang secara langsung dirasakan oleh setiap peserta pelatihan, Peserta langsung merasakan sukses atau gagal di dalam pelaksanaan sebuah tugas. Kalau terjadi kesuksesan peserta segera tahu perilaku apa yang membuat mereka (tim kerja) sukses, sebaliknya kalau tim kerja gagal dalam melaksanakan sebuah tugas, peserta langsung mengetahui perilaku mana yang menjadi penyebab kegagalan itu.

TUJUAN KEGIATAN
  1. Memiliki sikap positif sehingga mampu menghilangkan personal block maupun interpersonal block dalam berhubungan dengan rekan sekerja
  2. Dalam pekerjaan sehari-hari, diharapkan dapat menciptakan suasana akrab, sikap kerjasama dan tenggang rasa.
  3. Meningkatkan sportifitas yang tinggi dengan harapan akan diterapkan juga di dalam suasana kerja sehari-hari.
  4. Mempersiapkan peserta untuk menerapkan asas-asas kerjasama kelompok dan budaya baru (encounter culture) dalam unit organisasi masing-masing.
  5. Mengetahui faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dan dievaluasi dalam pembentukan Tim yang solid, pemilihan personil dan mengatasi hambatan yang biasanya terjadi dalam Tim
  6. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan menimbulkan rasa kebersamaan dan kepercayaan sehingga terjalin sinergi
  7. Meningkatkan ketrampilan interpersonal tentang berbagai isu yang berkembang di perusahaan dan memberikan umpan balik (feed back) positif untuk meningkatkan produktifitas kerja.

Permainan dan simulasi yang diarahkan pada pemberian pengalaman-pengalaman yang berguna dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari seperti:
  1. Terbentuknya tim kerja yang tangguh dan solid dalam perusahaan guna peningkatan kinerja dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan.
  2. Mampu menumbuhkan sikap saling tenggang rasa (empaty) yang dalam.
  3. Menambah rasa percaya diri dalam melaksanakan tugas yang diberikan.
  4. Memahami peran & fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam pekerjaan.
  5. Menjadikan individu dalam perusahaan lebih siap terhadap perubahan dan perkembangan dunia usaha.
  6. Mengenali karakterisik kepribadian diri sendiri dalam berinteraksi pada konteks Tim.
  7. Dapat menyelesaikan tugas bersama, bekerja sebagai sebuah tim dan saling mengembangkan individu-individu dalam Tim.

Judul: OutBound Training
Ditulis oleh Nabz Outbound
Rating Blog 4.5 dari 5